
Warung sate ini dimiliki oleh Pak Noto, dia asli Sragen dan sudah
berjualan sejak tahun 1995. Awalnya dia berjualan gorengan dengan
dipikul berkeliling, kemudian meningkat menetap di satu tempat dan
akhirnya berkembang menjadi warung sate. Menurut saya dan Bima, rasa
tongseng di warung ini yang paling mendekati tongseng di Jogja atau
Solo. Menu yang tersedia di warung ini antara lain gule, tongseng dan
sate seperti umumnya di warung yang lain, namun ada menu istimewa yang
jarang kami temuai di warung lain yaitu garang asem.
Komentar
Posting Komentar